Top

Redmi Note 7, Vivo V11 Pro Smartphone Didukung Snapdragon 660

12

Redmi Note 7, Vivo V11 Pro Smartphone Didukung Snapdragon 660

Redmi Note 7 sudah dirilis di Indonesia beberapa hari yang lalu. Ponsel pintar pertama setelah menjadi merek independen itu hadir dengan kamera sensor 48 megapiksel (MP) dan dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 660.

Chip tersebut memiliki kecepatan pemrosesan hingga 2.2 GHz yang dapat menunjung aktivitas dalam pengoperasian aplikasi smartphone. Namun, selain Redmi Note 7, Tempo berusaha merangkum smartphone yang dimotori chip besutan Qualcomm itu, berikut smartphone itu:

1. Redmi Note 7

Smartphone terbaru Redmi Note 7 dirilis di Indonesia beberapa waktu lalu. Ponsel pintar itu memiliki layar FHD+ berukuran 6,3 inci dengan aspek rasio 19,5:5, resolusi 2340×1080 piksel.

Redmi Note 7 dipersenjatai chipset Qualcomm Snapdragon 660 yang memiliki kecepatan maksimum hingga 2,2 GHz serta GPU Andreno 512. Prosesor ini cukup pintar dalam mengalokasikan tugas smartphone, dan mendapatkan skor AnTuTu 144.441 untuk kinerja.

Ponsel pintar itu dibekali dengan kapasitas baterai 4.000 mAh, yang didukung teknologi Quick Charge 4. Dari segi kamera, Redmi Note 7 hadir dengan dua kamera utama bersensor 48MP plus 5MP. Keduanya menggunakan sensor milik Samsung, yang dibekali fitur AI Portrait, AI Scene Detection dan Steady handheld night photography. Sedangkan kamera depan 13MP memiliki fitur AI Beauty.

Smartphone pertama Redmi setelah menjadi merek independen dari Xiaomi ini memiliki beberapa varian kapasitas RAM/memori internal, yakni 3GB/32GB dqn 4GB/64GB. Sementara pilihan warnanya ada Neptune Blue, Nebula Red dan Space Black.

Redmi Note 7 juga sudah menjalankan user interface MIUI 10 berbasis sistem operasi Android Pie, serta memiliki dua sistem keamanan seperti AI Face Unlock dan pemindai sidik jari.

2. Vivo V11 Pro

Vivo V11 Pro meluncur di pasar Indonesia pada September 2018. Smartphone ini menjadi telepon seluler pintar pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi Screen Touch ID, inovasi teknologi keamanan dengan sensor sidik jari optik yang tersembunyi di dalam layar. Teknologi ini diklaim sangat akurat mengenali sidik jari pengguna.

Untuk dapur pacu, Vivo menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 660, yang dipadukan dengan RAM 6 gigabita (GB) dan memori internal 64 GB. Vivo juga menyematkan fitur dual-engine fast charging pada baterai berdaya 3.400 mAh.

Selain menggunakan teknologi tersebut, Vivo V11 Pro menghadirkan notch yang lebih kecil dari seri sebelumnya. Dalam seri ini Vivo mengusung layar Super AMOLED Display dengan ukuran layar 6,41 inci dan rasio 19,5:9.

Soal kamera, Vivo V11 Pro dibenamkan dengan kamera ganda utama 12 MP+5 MP (megapikel) dengan bukaan diafragma mencapai f/1.8. Sedangkan kamera depannya menggunakan resolusi 25 MP dengan bukaan diafragma f/2.0.

Seperti tren kamera saat ini, Vivo juga mengusung teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada kamera. Teknologi ini bisa menghasilkan beberapa fitur, seperti Face Shapping, Funmoi, AI Scene Recognition, dan Anti-Backlight. Vivo memastikan smartphone ini akan hadir dalam dua warna, yakni Nebula Purple dan Starry Black.

3. Samsung Galaxy A9

Samsung Galaxy A9 dirilis di Indonesia pada Nobember 2018. Smartphone tersebut merupakan ponsel pertama di dunia dengan empat kamera di bagian belakang. Samsung Galaxy A9 ternyata dipersenjatai dengan chipset besutan Qualcomm, Snapdragon 660.

Empat kamera belakang itu memiliki sensor dan fungsi yang berbeda, pertama sensor 24 megapiksel (MP) sebagai kamera utama. Kemudian telephoto 10 MP, ultra wide 8 MP dan kamera dept 5 MP. Sementara kamera depan memiliki sensor 24 MP, cocok untuk melalukan swafoto.

Chip-nya didampingi kapasitas RAM 6 gigabita (GB), memori penyimpanan 128 GB yang dapat diperluas dengan micro SD berkapasitas hingga 512 GB. Daya tahan baterai 3.800 mAh, didukung fast charging.

Hadir dengan ukuran layar 6,3 inci Full HD+ Super AMOLED, resolusi 1.080 x 2.220 piksel, Galaxy A9 dijual dengan harga Rp 7,999 juta pada saat peluncurannya. Galaxy A9 juga dilengkapi dengan Bixby Vision dan Voice, serta teknologi audio Dolby Atmos.

Untuk pengalaman pintar dari Samsung Galaxy, Bixby Vision Shopping telah melengkapi penggunanya saat berbelanja online dengan smartphone. Cukup mengarahkan kamera smartphone ke produk yang ingin dibeli, AI yang dibenamkan akan memberikan informasi di mana dapat membeli produk tersebut beserta dengan harganya.

4. ASUS ZenFone Max Pro M2

ASUS ZenFone Max Pro M2 diluncurkan di Indonesia pada Desember 2018. Smartphone penerus ZenFone Max Pro M1 ini tampil lebih powerful, karena dipersenjatai chipset Snapdragon 660. Chip besutan Qualcomm itu memiliki kecepatan pemrosesan 1,95 GHz atau 100 MHz lebih tinggi dari Snapdragon 636 yang digunakan di ZenFone Max Pro M1.

Chipset juga menggunakan CPU Kyro 260 yang dibangun dengan arsitektur ARM 14 nm FinFET. Dibandingkan generasi sebelumnya, Snapdragon 660 mampu menghadirkan performa hingga 20 persen lebih baik.

Dari segi grafis, Snapdragon 660 menggunakan GPU Adreno 512 yang didukung berbagai teknologi grafis terkini. Kehadiran GPU Adreno 512 membuat ZenFone Max Pro M2 bisa tampil dengan performa grafis hingga 30 persen dari smartphone yang menggunakan GPU Adreno generasi sebelumnya.

Ponsel pintar ini memiliki layar yang dilapisi Gorilla Glass 6, versi terbaru Gorilla Glass yang dikembangkan oleh Corning. Gorilla Glass memiliki reputasi yang baik dan banyak digunakan di berbagai smartphone untuk melindungi layar dari benturan. Bahkan pernah digunakan beberapa seri ZenFone kelas premium, serta kembali digunakan untuk melindungi ZenFone Max Pro M2.

Menurut pihak Corning, Gorilla Glass 6 jauh lebih tangguh dari pendahulunya, tepatnya hingga 2 kali lebih kuat dari Gorilla Glass 5. Hal tersebut diketahui berdasarkan berbagai pengujian ketahanan di mana perangkat yang menggunakan Gorilla Glass 6 bisa bertahan dari drop test pada ketinggian 1 meter secara 15 kali berturut-turut

Sumber : tekno.tempo.co

No Comments

Post a Comment