Top

Manfaatkan Kisah Inspiratif untuk Menarik Pelanggan

inimedia-manfaatkan-kisah-inspiratif-untuk-menarik-pelanggan

Manfaatkan Kisah Inspiratif untuk Menarik Pelanggan

Semua orang suka mendengarkan, membaca, atau menonton cerita. Cerita dapat membangkitkan emosi, memberikan inspirasi, bahkan menambah wawasan. Apalagi bila cerita tersebut diangkat dari kisah nyata. Pasti para pemirsa lebih penasaran dibuatnya.

Sebagai entrepreneur, kamu pun bisa memanfaatkan cerita untuk membuat bisnismu terlihat lebih memikat di mata konsumen. Pada dasarnya, di dunia ini tidak ada bisnis yang membosankan. Di balik pekerjaanmu tentu ada suatu kisah yang membuat bisnismu unik sehingga layak diceritakan. Cerita seperti ini terbagi menjadi dua jenis. Simak di bawah ini.

Perjalanan hidup dan passion pribadi

Jenis cerita pertama adalah kisah perjalanan hidup dan passion pribadimu. Coba ingat kembali, apa hal yang mendorongmu untuk menjadi seorang entrepreneur? Mungkin dorongan itu datang dari sebuah pengalamanmu di masa lalu yang unik dan inspiratif. Kamu bisa menularkan inspirasi itu ke orang lain.

Salah satu contoh kisah seperti ini ada pada FiLIP, perusahaan teknologi yang bergerak dalam pembuatan wearables khusus anak-anak. Suatu hari, founderFiLIP yaitu Sten Kirkbak pergi berbelanja dengan anaknya yang masih berusia tiga tahun. Di tengah mal yang ramai, Kirkbak terpisah dari anaknya. Ia menghabiskan waktu 30 menit mencari ke sana ke mari, barulah mereka bisa bertemu lagi.

Pengalaman tersebut menginspirasi Kirkbak untuk merancang wearable yang dapat berfungsi sebagai telepon, penerima pesan, pencari jejak, serta tombol darurat bagi anak-anak. Bahkan nama perusahaannya pun diambil dari nama anaknya. Ketika kamu mengetahui cerita di balik pendiriannya, perusahaan ini jadi terasa lebih menarik, bukan?

Demi kebaikan dunia

Tipe cerita kedua adalah cerita tentang visi besar yang ingin kamu capai lewat perusahaanmu, yang berperan terhadap kebaikan dunia (a greater good). Karena pada dasarnya kita berbisnis tidak hanya untuk menghasilkan uang, tapi juga untuk menghasilkan sesuatu yang dapat mengubah dunia menjadi lebih baik.

Contoh perusahaan yang memiliki kisah seperti ini adalah 4Ocean. Perusahaan ini menawarkan produk aksesoris berupa gelang yang terbuat dari bahan daur ulang. 4Ocean mengambil sampah yang bertebaran di lautan, kemudian memanfaatkan botol-botol kaca dan plastik untuk membuat gelang ini. Penjualan satu gelang dapat membiayai pembersihan 0,5 kilogram sampah.

4Ocean menjual produk fashion, sekaligus menginspirasi orang-orang di seluruh dunia untuk lebih peduli terhadap kebersihan laut. Mereka juga mengajak masyarakat untuk menjadi sukarelawan, dan menggelar berbagai kegiatan pembersihan baik di pantai ataupun lepas pantai. Visi mulia seperti ini dapat meninggalkan kesan mendalam pada calon konsumenmu.

Kisah mana yang cocok untukmu?

Cerita di balik sebuah bisnis bisa bersifat personal, global, atau campuran dari keduanya. Tapi bila kamu ingin menyajikan cerita, lebih baik kamu menentukan terlebih dahulu ke arah mana kamu akan fokus.

Untuk menentukan tipe cerita seperti apa yang cocok untukmu, kamu bisa coba menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apakah kamu suka menjadi sosok “wajah” perusahaan?
  • Apakah kamu ingin perusahaanmu menghasilkan suatu gerakan masyarakat?
  • Apakah ide bisnismu berasal dari sebuah kejadian penting dalam hidup?
  • Apakah kamu merasa kisah dan perjuanganmu dapat dirasakan juga oleh orang lain?
  • Apakah kamu ingin memiliki karyawan yang berpegang teguh pada core valuetertentu?

Bila kamu tidak keberatan menjadi wajah perusahaan, dan merasa pengalamanmu dapat memunculkan empati dalam diri orang lain, fokuslah menjadikan kisah hidupmu sebagai inspirasi.

Tapi bila kamu ingin menciptakan gerakan masyarakat, dan ingin menonjolkan core value tertentu, lebih baik bila kamu menceritakan visi besarmu. Selamat bercerita!

 

Sumber : https://id.techinasia.com

No Comments

Post a Comment