Top

Ini Alasan Vertu Gulung Tikar

inimedia-ini-alasan-vertu-gulung-tikar

Ini Alasan Vertu Gulung Tikar

LONDON – Vertu merupakan perusahaan pembuat ponsel yang sangat mewah. Harga sebuah ponsel buatan Vertu pun terbilang sangat mahal. Jika dibandingkan dengan smartphone tercanggih seperti Galaxy S8 saat ini, satu ponsel Vertu memiliki harga sekira 10 kali lipat dibanding smartphone flagship besutan Samsung tersebut.

Namun, baru-baru ini dikabarkan Vertu telah gulung tikar dan perusahaan telah dibeli oleh seorang pebisnis asal Turki, Murat Hakan Uzan. Namun, tidak diketahui berapa jumlah yang harus dibayar oleh pebisnis Turki tersebut untuk membeli perusahaan ponsel mewah ini.

Untuk diketahui, harga mahal dari ponsel Vertu dikarenakan hiasan yang terbuat dari segala macam bahan premium, mulai dari kristal, emas, kulit, titanium, hingga kaca safir. Tidak ada bahan-bahan mudah yang dicari dari bahan-bahan yang telah disebutkan tadi. Namun, menerapkannya di sebuah ponsel adalah sesuatu yang salah.

Dilansir Slashgear, Jumat (14/7/2017), ponsel atau smartphoneadalah media terburuk yang dapat digunakan untuk diberikan hiasan berupa bahan-bahan mewah tersebut. Sebab, perangkat tesebut “bergerak” dengan sangat cepat. Analis mengatakan bahwa orang mengganti ponsel rata-rata satu kali dalam dua tahun, dan itu pun tidak selalu karena mereka menginginkannya.

Hampir ada “keusangan” yang direncanakan di pasar ponsel. Perangkat lunak dan keras berkembang dengan kecepatan yang luar biasa sehingga ponsel yang berumur tiga tahun tidak dapat menunjang tuntutan penggunaan modern.

Ponsel Vertu juga bukanlah ponsel yang terbaru dan terbaik. Ponsel ini mungkin adalah yang terbaik di mid-range, namun juga merupakan yang terburuk soal ‘keusangan’. Diketahui, Vertu juga baru mulai mengejar ketertinggalannya dalam hal perangkat keras, namun sia-sia karena saat ini smartphone telah mengambil alih.  Seseorang pasti ingin membeli sesuatu dengan nominal sekira USD13.000 untuk dapat digunakan seumur hidup, itulah mengapa ponsel Vertu ini adalah suatu kesalahan.

 

Sumber : http://techno.okezone.com/

No Comments

Post a Comment